Labels

Search This Blog

Showing posts with label Maintenance. Show all posts
Showing posts with label Maintenance. Show all posts

20 October 2023

Periodic Service

Periodic Service 

Adalah suatu program perawatan equipment yang dilakukan secara berkala sesuai dengan interval waktu tertentu berdasarkan hours meter (HM) maupun kilometers (KM) dengan melakukan penggantian oli dan filter serta pengecekan secara visual dengan checklist terhadap kondisi unit.


Untuk alat berat, pelaksanaan periodic service dilakukan berdasarkan hours meter (HM) dan dikategorikan menjadi 4 tipe periodic service yaitu :

  1. Periodic Service 250 jam (PS 1), dilakukan setiap kelipatan 250 jam.
  2. Periodic Service 500 jam (PS 2), dilakukan setiap kelipatan 500 jam.
  3. Periodic Service 1000 jam (PS 3), dilakukan setiap kelipatan 1000 jam.
  4. Periodic Service 2000 jam (PS 4), dilakukan setiap kelipatan 2000 jam.

Untuk pekerjaan tambahan pada hours meter tertentu dapat ditambahkan misalnya setiap 4000 jam, 6000 jam atau 8000 jam. Dalam aktual pelaksanaannya ada toleransi waktu untuk pekerjaan dapat dilaksanakan, hal ini mempertimbangkan kemampuan pelaksanaan service perharinya. Toleransi tersebut misalnya ditetapkan +/- 25 jam, artinya pelaksanaan service dapat dimundurkan 25 jam dari rencana yang dijadwalkan atau bahkan dimajukan lebih awal 25 jam. Misal jadwal Periodic Service 500 jam, dapat dilakukan pada hours meter 475 atau maksimal pada hours meter 525. 

Pekerjaan periodic service tidak hanya mengganti oli dan filter saja, untuk meningkatkan kualitas pekerjaan periodic service perlu dilakukan :

  • Washing, atau pencucian unit dilakukan sebelum dilaksanakan pekerjaan service agar lebih mudah untuk melakukan inspeksi visual.
  • Pre-service Inspection, atau inspeksi sebelum service dilakukan untuk mendapatkan informasi potensial kerusakan yang akan terjadi atau kerusakan menjadi lebih parah.
  • Backlog Execution, atau eksekusi pekerjaan yang ditemukan saat inspeksi sebelumnya dimana part dan segala sesuatu yang dibutuhkan sudah dipersiapkan. Biasanya pekerjaan minor yang durasi perbaikannya tidak melebihi waktu service.

Lakukan pekerjaan sesuai dengan checksheet, jika pekerjaan sudah dilakukan jangan lupa untuk memberi tanda centang. Kualitas pekerjaan periodic service dapat diukur dengan istilah Re-do PS, artinya jika unit yang telah dilakukan periodic service tidak boleh mengalami kerusakan dalam rentang waktu 24 jam dari sejak unit dinyatakan ready for used (RFU).

Ketika melakukan penggantian oli pada beberapa komponen, pastikan jenis oli termasuk klasifikasinya dan juga kapasitasnya. Penggunaan oli yang tidak sesuai dengan rekomendasi prabrik dapat menggugurkan warranty jika unit masih dalam masa warranty. 

19 October 2023

Key Performance Indicator

KPI (Key Performance Indicator) atau disebut juga Indikator Kinerja Utama adalah nilai terukur yang menunjukkan seberapa efektif organisasi mencapai tujuan bisnis utama. Parameter yang diukur dapat disesuaikan untuk  masing-masing departemen sejalan dengan kebijakan perusahaan. Menggunakan Key Performance Indicator sebagai alat bantu ukur kinerja sangat bermanfaat agar kita dapat mengetahui seberapa jauh usaha yang kita lakukan memberikan dampak bagi kemajuan bisnis. 

KPI menjadi pengukuran kualitatif bagi performa yang diukur secara spesifik dengan batas waktu tertentu. KPI juga membantu perusahaan untuk membuat target, hingga memberi ruang bagi insight yang dapat membantu tim membuat keputusan secara lebih baik.Beberapa alasan penting mengapa Key Performance Indicator antara lain :

1. Mengukur Performa

Key Performance Indicator berfungsi untuk mengukur seberapa jauh kinerja yang sudah dilakukan. Apakah berkembang ke arah yang positif, atau bahkan sebaliknya. Dari data KPI inilah akan lebih terbantu dalam mencari solusi terkait keputusan terbaik yang harus diambil, misalnya menambah jumlah pegawai, menekan biaya operasional, dan sebagainya.

2. Membuat Target Lebih Terukur

KPI dapat menjadi alat yang paling efektif untuk mengukur target agar lebih tepat sasaran. Jika pencapaian target tidak sesuai dengan harapan, perlu merancang strategi baru agar masalah ini tidak terulang kembali di waktu mendatang.

3. Membantu Akuntabilitas Perusahaan

Manfaat lainnya dari KPI adalah membuat pengukuran dan evaluasi kinerja dapat terukur secara angka dan statistik. Sehingga perusahaan dapat memiliki bukti terkait pencapaian dari masing-masing departmenen.

Berikut adalah KPI dari Maintenance Department di sektor alat berat pertambangan.

  • Physical Availability (PA)
Adalah angka yang menunjukkan seberapa besar prosentase tingkat ketersediaan alat untuk beroperasi. Kondisi yang dapat mempengaruhi PA adalah Travel + Accident + Servicing + Scheduled Maintenance + Unscheduled Maintenance + Tyre + Others
  • Mean Time Between Stoppages (MTBS)
Adalah angka yang menunjukkan berapa jam rata-rata ketahanan alat (durability) bisa beroperasi tanpa terganggu (terhenti) yang dikarenakan scheduled atau unscheduled maintenance (kecuali daily refuelling)
  • Mean Time To Repair (MTTR)
Adalah angka yang menunjukkan nilai rata-rata lamanya waktu perbaikan untuk semua equipment yang terhenti baik dikarenakan scheduled atau unscheduled maintenance.
  • Scheduled Maintenance (SM)
Adalah prosentase dari downtime yang sudah dischedulekan terhadap keseluruhan downtime yang terjadi.

Semakin besar perusahaan, semakin banyak parameter lain yang dimasukan dalam KPI selain dari yang tersebut diatas.


17 October 2023

Maintenance

Definisi Maintenance

Maintenance atau perawatan dapat didefinisikan sebagai usaha tindakan-tindakan reparasi yang dilakukan untuk menjaga agar kondisi dan performance dari sebuah mesin tersebut sama seperti ketika masih baru, tetapi dengan biaya perawatan yang serendah-rendahnya.  Perawatan yang dinilai baik adalah perawatan  yang menghasilkan down time yang seminimum mungkin tetapi tentu saja dengan biaya perawatan yang sesuai/pantas. Dengan demikian perawatan/maintenace dapat diartikan secara definitive adalah suatu kegiatan service untuk mencegah timbulnya keausan tidak normal (kerusakaan) sehingga umur alat dapat mencapai atau sesuai umur yang direkomendasikan oleh produsen. 

Tujuan Maintenance

  • Agar suatu alat selalu dalam keadaan siaga siap pakai (High Availability = berdaya guna physic yang tinggi).
  • Agar suatu alat selalu dengan kemampuan prima, berdaya guna mekanis yang paling baik (Best Performance).
  • Agar biaya perbaikan alat menjadi lebih hemat (Reduce Repair Cost).

Sumber : Inspection and Maintenance Of Bulldozer Komatsu (Ref : PEPA 1034)


Maintenance Chart


Kategori Maintenance

  • Corrective Maintenance

Corrective maintenance adalah perawatan yang dilakukan untuk mengembalikan kondisi machine ke kondisi standard melalui pekerjaan repair (perbaikan) atau adjutment (penyetelan). Corrective maintenance dilakukan setelah komponen/machine telah menunjukkan adanya gejala kerusakan atau rusak sama sekali. Corrective maintenance terbagi menjadi 2 (dua), yaitu :

  • Repair and Adjusment adalah perawatan yang sifatnya memperbaiki kerusakan yang belum parah atau machine belum breakdown (tidak bisa digunakan).
  • Brakedown maintenance adalah perawatan yang dilaksanakan setelah machine breakdown (tidak bisa digunakan)


  • Preventive Maintenance

Preventive maintenance adalah perawatan yang dilakukan dengan tujuan untuk mencegah kemungkinan timbulnya gangguan atau kerusakan pada alat. Perawatan ini dilakukan tanpa perlu menunggu tanda-tanda atau terjadinya kerusakan.

Bath Up Curve (Kurva Bak Mandi)

  • Inreyen merupakan masa break-in atau penyesuaian pada kendaraan baru. Tujuan inreyen yakni agar komponen dalam mesin bisa beradaptasi sehingga bisa bekerja secara optimal di masa mendatang
  • Selama periode inreyen, perlu perhatian lebih khusus. Agar pada periode B dapat diperpanjang, perawatan pada periode B perlu diperhatikan agar kenaikan biaya periode C menjadi rendah. 
  • Secara keseluruhan apa yang dilakukan pada periodik service dapat dilihat pada buku OMM (Operation & Maintenance Manual)


Preventive maintenance terbagi menjadi :

Periodic Service

adalah suatu program perawatan equipment yang dilakukan secara berkala sesuai dengan HM dengan melakukan penggantian oli dan filter serta pengecekan secara visual dengan checklist terhadap kondisi unit.

Backlog adalah suatu pekerjaan yang tertunda pelaksanaannya dikarenakan secara analisa teknis gejala kerusakan tsb tidak mengganggu operasional unit baik performa maupun faktor safety. Pelaksanaan eksekusi backlog dilakukan bersamaan dengan periodic service.

Tujuan backlog

  • Merencanakan perbaikan sebelum rusak
  • Mencegah/menurunkan unscheduled breakdown
  • Mengatur dan mengendalikan sumber daya dengan lebih efektif dan efisien
  • Memperkecil potensi loss time dengan mengatur jadwal perbaikan pada saat equipment shut down atau sedang tidak produktif

Hubungan Periodic Service & Backlog 

Backlog dilakukan dengan tujuan untuk menghindari terjadinya kerusakan  unit yang  tidak terencana (unscheduled breakdown) dan berakibat pada timbulnya durasi kerusakan (downtime) dengan tanpa adanya persiapan resource untuk perbaikan sesaat (part, man power, tools dan facility).

Scheduled Overhoul

Schedule overhaul adalah jenis perawatan yang dilakukan dengan interval tertentu sesuai dengan standard overhaul masing-masing komponen yang ada.

  • Schedule overhaul dilaksanakan untuk merekondisi machine atau komponen agar kembali ke kondisi standard sesuai dengan standard factory.
  • Interval waktu yang telah ditentukan dipengaruhi oleh kondisi yang beraneka ragam seperti kondisi medan operasi, pelaksanaan periodic service, keterampilan operator dan lain sebagainya.


  • Predictive Maintenance

(Condition Based Maintenance)

Adalah jenis perawatan yang dilakukan berdasarkan kondisi unit yang diketahui melalui :

    • Program Analisa Pelumas (SOS)
    • Program Pemeriksaan Mesin (PPM)
    • Program Pemeliharaan Undercarriage (P2U)
    • Program Pemeriksaan Attachment (P2A)
    • Filter Cut Rating
    • Magnetic Plug Rating
    • Hydraulic Cylinder Rating

Condition based maintenance juga dapat dilakukan berdasarkan Part and Service News (PSN) atau modification program yang dikeluarkan oleh factory.


Hydraulic Pump Excavator

Model Code K3V112DT - 1VJR - 9N2E - 1V Port connection K3V : K3V series 112 : Size (Desplacement : cm3/rev) DT : S : Single pump, DT : Tand...